Arsip

Archive for the ‘pemprograman’ Category

Source Code C++ : Menentukan Bilangan Terbesar dari 3 Buah Bilangan

Oktober 4, 2011 Tinggalkan komentar

ini adalah Coding C++ untuk menentukan bilangan tyerbesar dari 3 bilangan.

#include <conio.h>
#include <iostream.h>
main()
{
   int a, b, c;
   cout<<“Masukkan Nilai Bilangan a : “;
   cin>>a;
   cout<<“Masukkan Nilai Bilangan b : “;
   cin>>b;
   cout<<“Masukkan Nilai Bilangan c : “;
   cin>>c;
   cout<<endl;
   if (a > b)
         if (a > c)
         cout<<a<<” Lebih Besar Dari “<<c<<” dan “<<b<<endl;
      else
         cout<<c<<” Lebih Besar Dari “<<a<<” dan “<<b<<endl;
   else
         if (b > c)
         cout<<b<<” Lebih Besar Dari “<<a<<” dan “<<c<<endl;
      else
         cout<<c<<” Lebih Besar Dari “<<a<<” dan “<<b<<endl;
   getch();

}

ref:http://blogger-dot-blogspot.blogspot.com/2011/04/source-code-c-menentukan-bilangan.html

 

atuuuuu

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdio.h>

void main()
{
float bil1, bil2, bil3;

cout<<“masukan bilangan pertama : “;
cin>> bil1;
cout<<“masukan bilangan kedua   : “;
cin>> bil2;
cout<<“masukan bilangan ketiga  : “;
cin>> bil3;

if ((bil1>bil2) && (bil1>bil3))
{
cout<<“Jadi bilangan yang terbesar adalah bilangan pertama : “<<bil1;
}
else if ((bil2>bil1) && (bil2>bil3))
{
cout<<“Jadi bilangan yang terbesar adalah bilangan kedua   : “<<bil2;
}
else
{
cout<<“Jadi bilangan yang terbesar adalah bilangan ketiga  : “<<bil3;
}
getch();
}

Kategori:pemprograman Tag:, ,

Sekilas Tentang Algoritma Genetika dan Aplikasinya pada Optimasi Jaringan Pipa Air Bersih

Juni 13, 2011 Tinggalkan komentar

1. Apakah Algoritma Genetika (Genetic Algorithm, GA)?

Algoritma Genetika pada dasarnya adalah program komputer yang mensimulasikan proses evolusi. Dalam hal ini populasi dari kromosom dihasilkan secara random dan memungkinkan untuk berkembang biak sesuai dengan hukum-hukum evolusi dengan harapan akan menghasilkan individu kromosom yang prima. Kromosom ini pada kenyataannya adalah kandidat penyelesaian dari masalah, sehingga bila kromosom yang baik berkembang, solusi yang baik terhadap masalah diharapkan akan dihasilkan.

Algoritma Genetika ini banyak dipakai pada aplikasi bisnis, teknik maupun pada bidang keilmuan. Algoritma ini dapat dipakai untuk mendapatkan solusi yang tepat untuk masalah optimal dari satu variabel atau multi variabel. Sebelum algoritma ini dijalankan, masalah apa yang ingin dioptimalkan itu harus dinyatakan dalam fungsi tujuan, yang dikenal dengan fungsi fitness. Jika nilai fitness semakin besar, maka sistem yang dihasilkan semakin baik. Walaupun pada awalnya semua nilai fitness kemungkinan sangat kecil (karena algoritma ini menghasilkannya secara random), sebagian akan lebih tinggi dari yang lain. Kromosom dengan nilai fitness yang tinggi ini akan memberikan probabilitas yang tinggi untuk bereproduksi pada generasi selanjutnya. Sehingga untuk setiap generasi pada proses evolusi, fungsi fitness yang mensimulasikan seleksi alam, akan menekan populasi kearah fitness yang meningkat.

Algoritma genetika sangat tepat digunakan untuk penyelesaian masalah optimasi yang kompleks dan sukar diselesaikan dengan menggunakan metode yang konvensional. Sebagaimana halnya proses evolusi di alam, suatu algoritma genetika yang sederhana umumnya terdiri dari tiga operator yaitu:  operator reproduksi, operator crossover (persilangan) dan operator mutasi. Struktur umum dari suatu algoritma genetika dapat didefinisikan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Membangkitkan populasi awal, Populasi awal ini dibangkitkan secara random sehingga didapatkan solusi awal. Populasi itu sendiri terdiri dari sejumlah kromosom yang merepresentasikan solusi yang diinginkan.
  2. Membentuk generasi baru, Dalam membentuk digunakan tiga operator yang telah disebut di atas yaitu operator reproduksi/seleksi, crossover dan mutasi. Proses ini dilakukan berulang-ulang sehingga didapatkan jumlah kromosom yang cukup untuk membentuk generasi baru dimana generasi baru ini merupakan representasi dari solusi baru.
  3. Evaluasi solusi, Proses ini akan mengevaluasi setiap populasi dengan menghitung nilai fitness setiap kromosom dan mengevaluasinya sampai terpenuhi kriteria berhenti. Bila kriteria berhenti belum terpenuhi maka akan dibentuk lagi generasi baru dengan mengulangi langkah 2. Beberapa kriteria berhenti yang sering digunakan antara lain:
  • Berhenti pada generasi tertentu.
  • Berhenti setelah dalam beberapa generasi berturut-turut didapatkan nilai fitness tertinggi tidak berubah.
  • Berhenti bila dalam n generasi berikut tidak didapatkan nilai fitness yang lebih tinggi.

Pada uraian berikut penulis mencoba membahas aplikasi algoritma genetika pada bidang sistem distribusi air bersih, karena selama ini penulis bekerja pada konsultan dalam bidang sistem air bersih, dan penulis menguasai sedikit tentang masalah ini.

2. Aplikasi Optimasi GA pada Sistem Jaringan Pipa Air Bersih

Dalam sistem air bersih aplikasi GA umumnya dapat digunakan dalam kalibrasi model hidrolis jaringan pipa dan optimasi perencanaan jaringan baru atau pengembangan jaringan untuk mendapatkan harga pipa yang paling murah dengan memilih diameter pipa dengan harga yang paling ekonomis tetapi tetap mememenuhi kriteria hidrolis yang ditentukan (misalnya: sisa tekan pada titik sadap minimal 30m). Sebagai contoh dalam optimasi jaringan dengan GA, kita dapat mengasumsikan diameter pipa yang akan dipilih sebagai kromosom dan dikodekan kedalam kode string biner. Contohnya adalah sebagai berikut:

Kode Biner Diameter Pipa (“) Harga Unit
0000 1 2
0001 2 5
0010 3 8
0011 4 11
0100 5 16
0101 8 23
0110 10 32
0111 12 60
1000 14 60
1001 16 90
1010 18 130
1011 20 170
1100 22 300
1101 24 500

Maka kita akan mendapat urutan string biner sebagai berikut :

String biner :

0000 0001 0010 0011 0100 0101 0110 0111 1000 1001 1010 1011 1100 1101

Selanjutnya kita melakukan proses iterasi evolusi GA pada string biner kromosom ini, mengubah diameter pipa pada jaringan, lalu mengetes hasilnya pada program simulator hidrolis (mis: Epanet) dan diulang sampai kriteria berhenti pada evaluasi solusi tercapai.

Optimasi GA adalah alat yang ampuh yang dapat digunakan oleh pengelola air bersih dan konsultan untuk membantu mencari solusi yang mendekati optimal pada masalah perencanaan, perancangan dan operasi sistem air bersih. Optimasi GA tidak seharusnya dilihat sebagai pendekatan yang bersaing dengan analisa simulasi tradisional. Tetapi GA adalah langkah lanjutan dari analisa simulasi dimana dengan penggunaan GA akan didapat penghematan biaya 20% – 30%.

Dibawah ini akan kita lihat bagaimana GA dapat ditempatkan dalam proses studi dengan melihat langkah-langkah studi simulasi tradisional dan langkah-langkah dalam analisis optimasi GA:

2.1. Langkah-langkah pada Pendekatan Simulasi Tradisional

Pada umumnya langkah-langkah pada master plan distribusi air bersih adalah sebagai berikut:

Langkah 1 – Pembuatan model sistem eksisting menggunakan EPANET, ALEID, H2ONet, MIKENet, KYPIPE, WaterCAD, dll.

Langkah 2 – Kalibrasi model berdasarkan pengukuran lapangan.

Langkah 3 – Tentukan kebutuhan air di masa yang akan datang yang harus dicapai dan disain dan kriteria kinerja yang harus dipenuhi.

Langkah 4 – Tambahkan pipa, reservoar, pompa dan valve pada sistem dan jalankan simulasi untuk melihat apakah simulasi dapat bekerja.

Langkah 5 - Lanjutkan penyesuaian peningkatan yang diusulkan dengan cara coba-coba sampai ditemukan solusi yang tepat (atau limit biaya telah terlampaui).

2.2. Langkah-langkah yang diperlukan dalam aplikasi Optimasi GA

Optimasi GA masuk ke dalam proses setelah langkah 1,2 dan 3 selesai. Dari pada menggunakan cara pendekatan coba-coba (trial-and-error) untuk evaluasi hasil solusi satu persatu pada langkah 4 dan 5, otomatisasi GA digunakan untuk mengidentifikasi biaya termurah, yang mendekati solusi optimal sebagai berikut:

Langkah 4 – Identifikasikan pilihan yang memungkinkan untuk pengadaan baru atau rehab dari pipa, reservoar, pompa dan valve dan pilihan operasi.

Langkah 5 – Formulasikan rutin GA untuk variabel-variabel dari keputusan tersebut.

Langkah 6 – Hubungkan model hidrolis pada rutin GA.

Langkah 7 – Lakukan dan jalankan GA dan dapatkan masukan dan arah dari ahli hidrolis.

Langkah 8 – Finalisasikan alternatif yang dihasilkan dan verifikasi.

Pada umumnya langkah 5, 6, dan 7 telah tercakup dalam software aplikasi optimasi GA, sehingga lebih memudahakan untuk pengguna. Dengan demikian optimasi GA dengan mudah diintegrasikan pada proses studi pada tahap evaluasi alternatif. Data dan informasi yang dibutuhkan oleh GA sama persis dengan data yang dibutuhkan oleh engineer dalam menggunakan analisis simulasi.

Analisa GA membutuhkan:

  • Sistem simulasi model hidrolis
  • Daftar elemen (pipa, reservoar, pompa, valve) dan pilihan operasional yang seharusnya dipertimbangkan sebagai opsi dalam perencanaan
  • Harga dari tiap elemen yang dipakai
  • Daftar dari kriteria disain dan kinerja sisteim yang harus dicapai

Untuk mendapat gambaran tentang penerapan aplikasi ini penulis telah membuat aplikasi demo untuk penerapan dalam optimasi jaringan pipa air bersih. Tampilannya dapat dilihat pada gambar berikut ini:

Setelah aplikasi dijalankan (tekan tombol Optimasi) akan telihat diameter pipa berubah misalnya pada pipa nomor 7 rancangan awal diameter pipa 14″ berubah menjadi 10″, pada pipa nomor 8 pipa diameter 8″ tenyata cukup digunakan 1″ saja. Biaya juga menurun dari 501.000 unit menjadi 419.000 unit saja dengan penghematan biaya 16,4%. Anda juga dapat lebih menurunkan biaya dengan menurunkan nilai Minimal sisa tekan (dalam meter), standar di Indonesia biasanya 10 – 15m saja.

Aplikasi demonya dapat anda download disini.

3. Aplikasi pada bidang lain

Telah lebih dari 10-15 tahun GA digunakan dalam lingkungan aplikasi yang luas, seperti :

  • Disain jaringan listrik tegangan tinggi, penjadwalan konstruksi, management investasi.
  • Dalam bidang lain seperti: disain sirkuit terintegrasi (IC) untuk mendapatkan ukuran yang lebih kecil, perancangan mesin turbin gas untuk mendapatkan penggunaan bahan bakar yang effisien pada pesawat udara, perencanaan jaringan kabel filber optik.
  • dll.

Sumber blog: http://www.bimacipta.com/ga.htm

Kategori:pemprograman Tag:, , ,

Tentang DOM di Javascript

April 22, 2011 Tinggalkan komentar

Setelah banyak menulis artikel tentang PHP, saya akan coba menulis tentang Javascript. Bukannya jenuh menulis tentang PHP, namun ada beberapa konsep dalam Javascript yang sedikit-sedikit saya kuasai meskipun tidak canggih-canggih amat sih :-) , sekaligus sedikit refreshing dengan sharing ilmu baru he.. 3x

Dalam artikel ini saya akan coba bahas mengenai DOM di Javascript. DOM di sini merupakan singkatan dari Document Object Model. DOM adalah standard atau platform terbaru dari W3C (World Wide Web Consortium) yang memungkinkan untuk mengakses dan mengupdate dokumen HTML secara dinamis. Tidak hanya konten dokumen saja yang bisa diakses dan diupdate dengan DOM namun juga struktur beserta stylenya.

Untuk menjembatani HTML dengan DOM, di dalam Javascript sudah mulai mendukung platform DOM ini.

Konsep DOM dalam Javascript adalah memandang elemen dokumen sebagai suatu object. Seperti halnya konsep OOP, object ini bisa memuat method dan properties. Selanjutnya untuk pemrosesan object-object dalam dokumen HTML menggunakan method dan properties tersebut.

Sebagai gambaran aplikasi yang menggunakan DOM, perhatikan contoh dokumen HTML berikut ini

<html>
<head>
<script type="text/javascript" src="script.js"></script>
</head>
<body>
   <h1>Ubah Warna Halaman dengan DOM</h1>
   <input type="button" name="merah" onclick="ubahMerah()" value="Ubah Jadi Merah" />
   <input type="button" name="merah" onclick="ubahKuning()" value="Ubah Jadi Kuning" />
   <input type="button" name="merah" onclick="ubahHijau()" value="Ubah Jadi Hijau" />
</body>
</html>

Dokumen HTML di atas mengincludekan Javascript yang terletak dalam file script.js

script.js

function ubahMerah()
{
   document.body.style.backgroundColor="red";
}

function ubahKuning()
{
   document.body.style.backgroundColor="yellow";
}

function ubahHijau()
{
   document.body.style.backgroundColor="green";
}

OK.. dalam contoh ini, kita akan membuat aplikasi yang memungkinkan user untuk dapat mengubah warna background melalui tombol-tombol yang disediakan. Untuk mengimplementasikan hal ini kita akan menggunakan DOM.

Dalam halaman HTML terdapat tiga buah tombol untuk mengubah warna yaitu tombol pertama untuk mengubah warna background menjadi merah, tombol kedua untuk mengubah menjadi kuning dan hijau untuk yang ketiga.

Pada tombol pertama, diberikan event onclick yang selanjutnya akan memanggil function ubahMerah(). Maksudnya adalah bila tombol ini diklik maka akan mentrigger function ubahMerah(). Hal yang sama juga diberikan pada tombol kedua dan ketiga.

Now.. let’s see the inside of Javascript.

Kita lihat function ubahMerah(). Dalam function ini terdapat perintah

document.body.style.backgroundColor="red";

Perintah tersebut digunakan untuk mengubah style warna background pada dokumen. Untuk mengubah warna background dokumen dengan konsep DOM, kita menggunakan object ‘document’.

Karena pada dasarnya apa yang tampil pada jendela browser adalah bagian body pada dokumen HTML, maka kita akses properti ‘body’. Selanjutnya… kita akan mengubah style body khususnya pada warna background. Untuk mengubahnya kita akses properti ‘style.backgroundColor’.

Konsep yang sama kita terapkan pada function ubahKuning() dan ubahKuning().

Anda dapat mengetahui lebih dalam tentang konsep DOM ini dengan mempelajari beberapa object-object yang lain, serta method dan properti apa saja yang dapat Anda gunakan. Saya sangat merekomendasikan W3Schools.com untuk tempat belajar konsep DOM ini. Untuk lebih jelasnya, silakan kunjungi http://www.w3schools.com/HTMLDOM.

Kategori:pemprograman Tag:

Cara Membuat File Download d Blog

April 4, 2011 Tinggalkan komentar

Artikel ini diperuntukkan bagi para pemula yang ingin membuat file download dari blog. Adakalanya kita mempunyai file document, excel, photo, lagu atau segala macam file yang ingin kita bagi-bagikan kepada pengunjung. Atau bisa juga kalau profesi kita sebagai dosen tapi tidak berada ditempat ( misalnya dosen terbang ), bisa menggunakan fasilitas ini untuk membagi-bagikan materi perkuliahan yang mana masing-masing siswa dapat mendownload lewat internet.

Ada beberapa vendor yang menyediakan secara gratis untuk penyimpanan file yang akan Anda share tersebut, walaupun kapasitasnya dibatasi tapi kalau sekedar untuk file-file dokumen saya kira lebih dari cukup, kalau kapasitasnya ingin di upgrade juga bisa, tapi tidak gratis lagi.

Vendor-vendor yang menyediakan untuk keperluan ini adalah boxnet, 4share, rapidshare, ziddu dan banyak lagi lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Disini saya akan beri contoh untuk membuat download file lewat boxnet, dan blognya menggunakan wordpress.

Boxnet dalam versi gratis mempunyai keterbatasan, yaitu tidak bisa menyimpan file mp3, tapi kalau tujuan Anda untuk itu bisa menggunakan 4Share, ziddu ( yang ini banyak iklannya, jadi aksesnya lamban), rappidshare ( kadar sering error ).

Pertama kali Anda masuk situs http://box.net, seperti biasanya Anda harus mendaftar terlebih dahulu disini ( regitrasi ).

Cara regitrasi sangat mudah, jadi ikuti saja terus petunjuknya, setelah sukses regitrasi Anda harus login dengan nama dan password yang telah Anda daftarkan waktu regitrasi.

Display yang muncul sbb :

sharefile1

Disini Anda bisa membuat folder baru, dan untuk menambah file yang akan di upload tinggal klik kanan pilih menu upload files, gambar yang mucul sbb :

sharefile21

Klik tombol tombol Add files, pilih file-file Anda yang ingin di upload dan kumpulkan di box tersebut, setelah selesai baru tekan tombol Upload. Tunggu proses sampai selesai setelah itu pilih ( klik ) tulisan share.

sharefile31

Untuk boxnet sampai disini saja, sekarang buka postingan di blog Anda sendiri

sharefile4

tulisan dipostingan silakan di blok seperti diatas dan tekan tombol link ;

sharefile5

 

Pada URL Taut isikan url file Anda yang ada di boxnet tadi, setelah selesai tekan tombol sisipkan;

Sampai disini sudah selesai, silakan mencoba.

note : untuk vendor lain langkah-langkahnya hampir ada kesamaan, yang penting Anda mendapatkan URL nya.

Kategori:pemprograman Tag:, ,

Cara Format Penomoran Berbeda

April 4, 2011 Tinggalkan komentar

Tutorial ini akan membahas cara untuk membuat penomoran halaman yang berbeda dalam suatu dokumen. Meskipun tutorial ini menggunakan MS Word 2003, namun langkah-langkahnya secara umum dapat digunakan untuk Word, maupun software pengolah kata lainnya versi lainnya.

Sebagai contoh kita akan membuat suatu dokumen dengan ketentuan penomoran halaman sebagai berikut :

  • Sebagai footer (berada di bawah halaman) pada bagian tengah untuk halaman pertama pada setiap bab
  • Sebagai header (berada di atas halaman) pada bagian kanan untuk halaman berikutnya

seperti terlihat pada Gambar 1.

image

Gambar 1

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membedakan header/footer pada halaman pertama setiap section dengan mengklik File-Page Setup dan memilih tab Layout, kemudian beri tanda centang pada Different First Page.

image

Gambar 2

Sebelum kita menyisipkan nomor halaman, hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan suatu dokumen adalah perlunya setiap dokumen dibagi menjadi beberapa bagian atau section. Cara pembagian dokumen tergantung kebutuhan, misalnya untuk contoh ini kita akan membagi dokumen berdasarkan bab, jadi section 1 untuk bab 1, section 2 untuk bab 2, dan seterusnya. Caranya adalah pada halaman terakhir suatu bab klik Insert-Break, kemudian pilih Next page untuk Section break types. Anda juga bisa memilih Even page untuk “memaksa” section berikutnya dimulai pada halaman genap ataupun Odd Page untuk halaman ganjil.

image

Gambar 3

Setelah kita bagi dokumen kita menjadi beberapa section berdasarkan jumlah bab, kita sisipkan nomor halaman untuk selain halaman pertama setiap bab dengan mengklik Insert-Page Number, pilih Top of page (Header) untuk Position dan Right untuk Alignment. Perhatikan bahwa kita tidak mencentang Show number on first page karena akan membuat penomoran halaman yang berbeda untuk halaman pertama setiap bab.

image

Gambar 4

Kita kemudian menuju halaman pertama bab/section (boleh section berapa saja), kemudian kita set nomor halamannya melalui pengaturan footer dengan mengklik View-Header and Footer kemudian klik pada Switch Between Header and Footer pada Header and Footer toolbar untuk menuju First Page Footer.

image

Gambar 5

Langkah berikutnya adalah menyisipkan nomor halaman dengan mengklik Insert Page Number pada Header and Footer toolbar. Kemudian untuk membuat posisi tengah klik tombol Center pada Formatting toolbar.

image

Gambar 6

Gambar 7 menunjukkan contoh hasil penomoran halaman yang telah kita lakukan.

image

Gambar 7

Ganti Domain blogspot.com menjadi co.cc

Maret 30, 2011 Tinggalkan komentar

Untuk memasukkan domain ini ke dalam blogger atau blogspot, kita perlu sedikit settingan baik itu di domainnya maupun di blogger. Karna setelah kita setting domain co.cc ini di blogger, pihak blogger tidak akan mengapprove permintaan kita apabila data yang diperoleh oleh pihak bloggernya tidak valid.

Bagaimana cara mensetting domain ini agar blog kita yang dulunya,….
http://www.namablog.blogspot.com menjadi www.namablog.co.cc

sebelum mengikuti langkah di bawah ini daftarkan dahulu domain anda disini

* pertama check dan daftarkan alamat domain yg kamu inginkan di menu “Getting A Domain” lalu isikan alamat domain yang kamu inginkan di kolom yang disediakan, apabila nama domain kamu berhasil belum pernah dipake ma orang lain..segera lanjutkan ke “Continue to registration”. lalu “Set Up”

* pada kolom “Set Up” kamu pilih yang “Zone Record”, nanti di “Zone Record” terdapat 4 kolom yang harus kamu isi…

* Untuk kolom 1 yaitu “Host” kamu isi dengan alamat domain yang tadi kamu daftarkan misalnya “www.namablog.co.cc”. dan jangan lupa harus ditambahkan “www”.

* Untuk kolom 2 yaitu “TTL” jangan disentuh(he3..), biarkan saja apa adanya..
* Untuk kolom 3 yaitu “Type” kamu pilih saja yang “CNAME”..
* dan untuk kolom yg terakhir yaitu “Value” kamu isikan saja “ghs.google.com”
* klo sudah, “Klik Set Up”..
Biar g bingung, coba liat gambar di bawah ini :

Tugas di domainnya dah beres..nah sekarang selanjutnya tugas kita yaitu mensinergikan antara blogger dengan domain co.cc agar permintaan kita bisa diproses, caranya yaitu:

* Log in dulu di blogger

* Masuk ke menu “Setting / Pengaturan” lalu pilih “Publishing / Publikasikan”.

* Kemudian kamu pilih “Switch to : Custom Domain / Berpindah Ke : Domain Kustom”.

* Klo sudah, kamu pilih yang “Already own a domain? Switch to advanced settings / Beralih Ke Pengaturan Lanjut”.

* Terakhir, isikan alamat domain kamu yang co.cc di kotak “Your Domain / Domain Anda”..dan jangan lupa alamat depannya pake “www”.

* Untuk dibawahnya yang “Gunakan Host File Yang Hilang” kamu biarkan saja..km langsung ja ke “Simpan Pengaturan”

* Selesai

Udah bisa kan,.

Tapi sabar dulu..proses aktivasi domain baru kamu akan diproses dalam beberapa jam atau bahkan bisa nyampe sehari lebih. Jadi klo saran dari sy, ketika kamu setting domain ini, lakukanlah pada saat sebelum tidur..karena, ketika proses aktivasi..blog kamu tidak akan bisa diakses karena masih dalam proses. Klo sebelum tidur kan nanti pas bangunnya..pagi2 kamu dah bisa akses blog kamu pake domain yang baru ini…g usah cape2 nunggu..dan yang penting, klo blog kamu dah punya traffic..kasian kan pengunjungnya g bisa akses blog kamu..he3.

Klo dah berhasil..blog kamu akan tetap bisa diakses pake alamat yang dulu Cuma akan langsung dialihkan oleh pihak bloggernya ke alamat domain yang baru tadi.

Kategori:pemprograman Tag:, ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.