Beranda > Wireless Communigation > Teknologi OFDM

Teknologi OFDM

OFDM merupakan sebuah teknik multiplexing sinyal melalui skema multicarrier modulation dimana sebuah sinyal dengan bit-rate yang tinggi dibagi menjadi beberapa kanal dengan bit-rate yang lebih rendah dengan pita frekuensi yang sempit dan saling berdekatan dimana setiap kanal menggunakan frekuensi yang berbeda-beda. Skema multicarrier modulation ini dapat mengurangi bahkan menghilangkan ISI.

 

Gambar diatas menunjukkan bahwa OFDM memberikan efisiensi pada penggunaan spektrum dimana posisi setiap kanal saling berdekatan bahkan saling berimpit satu sama lainnya. Pada OFDM sinyal-sinyal dipisahkan kedalam beberapa kanal atau subcarrier, lihat gambar 2.3, lalu dimodulasi dan di-multiplex– untuk membentuk OFDM carrier. Subcarrier dapat di-multiplex– dengan menggunakan metode FDM disebut transmission multicarrier atau menggunakan CDM disebut transmisi multi-code. Subcarrier-subcarrier tersebut bersifat orthogonal. Sifat orthogonal-litas memberikan transmisi secara simultan pada subcarrier yang banyak dalam ruang frekuensi yang sempit tanpa saling berinteferensi.

 

Teknik multiplexing OFDM diterapkan pada sistem WiMAX 802.16-2004 yang mempunyai FFT size sebesar 256 subcarrier dalam satu simbol modulasi. Karena FFT size tetap, maka spasi antara subcarrier disesuaikan berdasarkan channel bandwidth.

 

Pada teknik OFDM setiap user menempati satu time slot termodulasi untuk ditransmisikan dengan memakai satu channel bandwidth penuh, lihat gambar diatas ehingga masing-masing user menempati satu bandwidth penuh untuk mengirimkan

 

Teknologi OFDMA

Teknologi OFDMA memiliki kesamaan dengan teknologi OFDM, hanya saja eknologi ini diterapkan untuk user-user yang bersifat mobile dan nomaden Perangkat mobile dan nomaden umumnya memiliki keterbatasan daya dalam hal transmisi sinyal, perbedaan tipe pengkanalan pada lingkungan NLOS tetentu serta memungkinkan interferensi antara perangkat user karena jenis antenna yang digunakan pada perangkat user adalah jenis omnidirectional oleh karena itu diterapkan skema sub-channelization pada sistem OFDMA. Skema subchannelization melakukan pembagian kanal menjadi beberapa sub-channel pada beberapa user sesuai dengan permintaan data rate aplikasi dan kondisi kanal user tersebut, sehingga perangkat user dan base station dapat mengatur kuat sinyal yang ditransmisikan disesuaikan dengan keperluan saja serta meningkatkan gain sistem sehingga sistem dapat mencapai area jangkauan yang lebih besar, terutama dalam mengatasi rugi-rugi akibat pantulan dan redaman. Selain itu, teknologi ini menghasilkan efisiensi penggunaan resource terhadap pengalokasian bandwidth pada pemakaian beberapa user disamping mengurangi interferensi antara user itu sendiri.

Dilihat pada gambar diatas teknologi OFDMA membagi bandwidth kanal menjadi beberapa sub-channel yang terdiri dari beberapa subcarrier di dalamnya.

Gambar 2.6. Ilustrasi OFDMA multiple access

Pada ilustrasi OFDMA, gambar 2.6. setiap time slot dapat ditempati oleh beberapa user, sehingga dalam waktu yang bersamaan sistem OFDMA dapat mentransmisikan beberapa sub-channel yang merepresentasikan kebutuhan masingmasing user sesuai dengan permintaan bandwidth dan kondisi kanal. Teknologi OFDMA diterapkan pada IEEE 802.16e yang mendukung mobilitas. Pada mobile WiMAX, FFT size bersifat skalabel dari 128 sampai 2048 subcarrier per symbol modulasi. Setiap penambahan bandwitdh, FFT size juga bertambah karena jarak antara subcarrier pada OFDMA bersifat tetap sebesar 10,94 kHz. Penetapan jarak subcarrier ini telah diuji dapat manjaga performansi terhadap delay spread dan doppler spread dalam lingkungan fixed access dan mobile access

 

 

Dari beberapa referensi, skema pembagian kanal menggunakan sistem PUSC daripada sistem FUSC. Pada sistem PUSC, FFT size atau jumlah seluruh data subcarrier dibagi atas 6 group dan pada kasus ini menggunakan frekuensi sampling sebesar 28/25 sesuai dengan beberapa referensi.

 

Tabel 2.3 Parameter OFDMA per kanal bandwidth

Terdapat keunikan dari sistem OFDMA yaitu 1 subchannel OFDMA menempati 2 simbol OFDM yang didalamnya terdiri dari 2 cluster terdiri dari masing-masing cluster 14 subcarrier dalam 1 OFDM simbol, sehingga dalam masing-masing OFDMA symbol terdiri dari 1 subchannel (24 subcarrier ) dan 4 pilot subcarrier.

Sumber artikel: http://www.ittelkom.ac.id

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: